Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Korea Selatan

Media dan Tanda

Seberapa sering manusia dapat membaca tanda di sekitar dengan benar? Ataukah setiap tanda yang diciptakan dalam lingkungan bisa diartikan sesuai pemikiran seseorang atau sebagian orang di suatu ruang yag sama dengan latar belakang yang berbeda? Tidak lain kelahiran ilmu pengetahuan bernama Semiotika dapat menjawab kedua pertanyaan pengantar tersebut. Ilmu yang mempelajari tanda yang ada disekitarnya ini menjadi hal penting agar pesan yang disampaikan oleh pembuatnya dapat tersampaikan maknanya. Pun dengan adanya media yang saat ini menjadi bagian konsumsi pokok sehari-hari tidak dapat lepas dari semiotika. Ketika semiotika memasuki media maka tidak akan lepas pula media sebagai bagian budaya kemasyarakatannya.             Media sebagai sumber informasi telah menciptakan mediun televisi yang dapat menayangkan berbagai macam program acara dengan tanda-tanda yang tertanam di dalamnya. Dalam kuliah semiotika suatu hari yang telah...

Wardrobe dan Hair Do Kim Soo Hyun pada Drama Korea You Who Come From the Star

Budaya sudah tidak lagi menjadi hanya milik bangsa sendiri atau milik bangsa lain, budaya sudah mampu merambah keberbagai negara sebagai salah satu usaha untuk mengeksistensikan keberadaan negaranya serta sebagai promosi wisata. Salah satunya adalah   Korea Selatan yang menjadi salah satu negara yang tengah menggencarkan-gencarkan memasukan Hallyu ke berbagai negara termasuk Indonesia.             Indonesia menjadi salah satu negara berkembang yang dengan sangat mudah mengucap selamat datang ketika budaya-budaya dari luar berdatangan dan kebanyakan   mulai menelantarkan budaya bangsanya sendiri. Kehadiran budaya Korea Selatan melalui musik dan dramanya menjadi salah satu budaya populer di kalangan masyarakat Indonesia khususnya wanita. Mengingat seperti tulisan yang terdapat pada Dedi Pramana pada penelitiannya mengenai Nagabonar Asrul Sani dalam Kajian Sosiologi Sastra bahwa budaya populer lebih menekankan p...

Korea Tidak Layak Mendapatkan Cinta Indonesia!

 *saya menyebut Korea di sini berati Korea Selatan Andakah salah satu orang yang begitu mencintai Korea dan tiba-tiba menghujat bangsamu sendiri ? Saya harap tidak! Sebab ia (Korea) telah merampas hak rakyat Indonesia dalam beragama . Semalam saya bercakap dengan salah satu saudara saya yang belajar Ilmu Ekonomi di salah satu perguruan tinggi, sedang saya adalah mahasiswa awam yang tidak tahu secara mendalam tentang dunia poilitik. Tapi, saya sejak dulu sampai saat ini masih berpikir bagaimana agar saya bisa memperbaiki bangsa ini dan melakukan pemikiran tersebut. Sebab apalah arti sebuah pemikiran tanpa sebuah tindakan. Awalnya kami tidak membahas mengenai suatu permasalahan, kami hanya bercakap biasa. Pun itu hanya melalui salah satu media komunikasi yang saat ini sedang populer, dan saya harap suatu ketika kita tidak menjadi penggunanya lagi, melainkan menggunakan produk dari negeri sendiri. Sampai akhirnya percakapan singkat tersebut bermuara pada bahasan mengenai s...