Pernah memikirkan kehidupan seorang wanita di dunia rumah tangga atau pun dalam karirnya. Yah, sekali-kali saya merasa sangat berbangga kepada ibu saya yang berjuang untuk keluarga, meski ia hanya seorang ibu rumah tangga. Tapi, tidak sering juga ibu rumah tangga lain di muka bumi ini ternyata masih saja ada yang disalahkan, dimarahi, atau mengalami tindak KDART oleh suami atau siapa pun itu. Maka, ada baiknya kita sebagai wanita (berlaku juga untuk para lelaki) membaca buku "Karena Aku Wanita". Buku ini merupakan kumpulan cerpen dan puisi yang benar-benar mengisahkan warna-warni dunia perempuan. Salah satu naskah puisi saya masuk dalam antalogi ini. Saya tahu puisi itu sedikit ke kiri atau apalah bahasanya. Terlebih saya mengambil sosok wanita yang barangkali dianggap tabu oleh sebagian orang bersebab pekerjaannya. Tapi, bukan itu yang jadi masalah bukan? Lihat alasan di balik ia melakukan pekerjaan tersebut. Baranagkali dia tidak punya pilihan. Barangkali ada pilihan tapi ...